Bisnis berasal dari Nol, Ini Pengusaha Muda Indonesia yang Kian Tajir dan Sukses

Bisnis berasal dari Nol, Ini Pengusaha Muda Indonesia yang Kian Tajir dan Sukses

Gak sedikit pengusaha muda Indonesia kaya raya yang mengawali karier bisnis berasal dari bisnis kecil-kecilan. Bahkan, tersedia juga keliru satu di antara mereka yang mengawali bisnis dengan modal nol Rupiah.

Bayangkan saja, dengan strategi finansial yang baik, modal nol rupiah sanggup meraup kekayaan melimpah. Karena itu, menjadi membuat rencana keuangan, misal menentukan anggaran investasi dan menGak sedikit pengusaha muda Indonesia kaya raya yang mengawali karier bisnis berasal dari bisnis kecil-kecilan. Bahkan, tersedia juga keliru satu di antara mereka yang mengawali bisnis dengan modal nol Rupiah.

Bayangkan saja, dengan strategi finansial yang baik, modal nol rupiah sanggup meraup kekayaan melimpah. Karena itu, menjadi membuat rencana keuangan, misal menentukan anggaran investasi dan mendaftar diri didalam polis asuransi kebugaran sejak umur muda.

Perlu digaris bawahi bahwa langkah jadi pengusaha berhasil sebenarnya gak pernah tersedia yang instan. Sebagian berasal dari mereka apalagi pernah merasakan bangkrut, tetapi mereka justru senantiasa sabar dan gak kapok didalam berbisnis. Dengan ketekunan, bisnis mereka pun sanggup balik modal dan sukses https://wongcerdas.com .

Kalau judulnya saja pengusaha muda Indonesia, otomatis usianya belum kepala empat. Ya tetap tergolong generasi milenial alias kelahiran awal 1980an sampai pertengahan 1990an.

Persiapkan bisnis kamu berasal dari beraneka risiko juga cost rumah sakit mahal. Temukan product asuransi kebugaran paling baik yang memberi tambahan kegunaan sampai miliaran rupiah!
Bahkan banyak yang usianya tetap 20-an dan sebagian nama masuk daftar Forbes 30 Under 30 Asia 2021. Tentunya yang tergolong sebagai pengusaha ya.

Penasaran dengan siapa saja mereka? Yuk mari kita kenalan 10 pengusaha muda Indonesia ini.

1. Rafi Putra Arriyan (27 tahun)
Masuk Forbes 30 Under 30 tahun 2021 dengan dengan rekannya, Ginanjar Ibnu Solikhin (25 tahun), dan Luqman Sungkar (28 tahun). Rafi dan dua rekannya masuk Forbes 30 Under 30 kategori keuangan dan modal ventura sebagai co-founders Flip. Flip adalah aplikasi layanan transfer antarbank tanpa biaya.

Dengan Flip, nasabah memadai transfer lebih pernah ke rekening Flip yang sama dengan bank yang kamu miliki, lantas Flip bakal meneruskan uangmu ke rekening tujuan.

Perjalanan hidup Rafi sempat ditulisnya sendiri di Forum Indonesia Muda (FIM). Ia menceritakan bahwa ia lahir di Padang pada 1994 silam. Lulusan Ilmu Komputer Universitas Indonesia ini sebenarnya berambisi membangun sebuah startup teknologi sejak zaman kuliahnya.

Ia sebenarnya menghendaki memicu sebuah aplikasi yang memicu transfer antarbank jadi gratis. “Saat lihat ke negara lain, umumnya negara maju, transfer antarbank telah tidak tersedia biaya. Kenapa di Indonesia tetap ada?” ujar Rafi didalam tulisannya.

Lantas Rafi dan dua rekannya menjadi fokus mengembangkan Flip. Pada awalnya, inspirasi Rafi cs untuk memicu aplikasi yang memicu transfer antarbank gratis sempat dianggap bercanda. Dengan tanpa modal, Rafi meluncurkan prototipe Flip pada 2015.

Awalnya, operasional Flip didanai oleh angle investor. Namun pada 2019, Flip telah mendapat pendanaan Seri A berasal dari investor besar dunia.

Flip kini jadi bisnis anak muda yang tambah berkembang jadi fitur yang telah melayani jutaan transaksi beda bank dengan total triliunan rupiah per bulan. Flip.id telah bekerja sama dengan 14 bank di Indonesia untuk menangani transfer beda bank gratis, yaitu berasal dari dan ke BCA, Mandiri, BRI, BNI, BNI Syariah, CIMB Niaga, CIMB Niaga Syariah, BTPN, BTPN Wow, Jenius, Permata Bank, Permata Bank Syariah, dan Bank Muamalat.

Flip mendapat lisensi operasional resmi berasal dari Bank Indonesia (BI) pada 2016. Nama Rafi pun pantas disebut sebagai keliru satu pengusaha muda Indonesia yang sukses.

Bisnis berasal dari Nol, Ini Pengusaha Muda Indonesia yang Kian Tajir dan Sukses
2. Charina Prinandita (29 tahun)
Kalau kamu warga Jakarta, pasti pernah dong dengar brand kuliner yang satu ini: EATLAH (selanjutnya ditulis Eatlah). Salah satu menu andalannya adalah nasi dengan salted egg chicken. Menu ini pula yang melambungkan nama Eatlah sejak 2016 lalu.

Charina Prinandita adalah sosok pengusaha muda Indonesia di balik berdirinya brand Eatlah. Berkah usahanya ini pula, Charina masuk didalam list Forbes 30 Under 30 tahun 2021 ini. Sebelum pandemi Covid-19 melanda, Eatlah menentukan lebih berasal dari 22 gerai di Indonesia. Belum tersedia update resmi berapa kuantitas gerai saat ini.

Charina sebenarnya adalah lulusan Fashion Marketing plus Management di Raffles Design Institute di Singapura. Sebelum membangun bisnis kuliner, Charina sempat jadi seorang fashion stylist profesional.

Ide mendirikan Eatlah sebagai bisnis anak muda ternyata memadai simpel. Charina dan teman-temannya menyukai sajian kuliner salted egg chicken yang sempat disantap mereka di luar negeri.

Menariknya, modal awal bisnis Eatlah memadai dengan Rp 15 juta dan di mulai dengan outlet di Pantai Indah Kapuk (PIK). Saat itu Eatlah hanya menjajakan 20 boks per hari. Namun kini, Eatlah telah berkembang pesat dan digemari banyak orang.

3. Chinmay Chauhan (29 tahun)
Chinmay adalah pengusaha muda Indonesia yang berperan sebagai Co-Founder berasal dari startup fintech BukuWarung. Perusahaan ini membantu pengusaha mikro di Indonesia mengelola transaksi kas dan kredit. Tahun 2020 lalu, BukuWarung apalagi memperoleh pendanaan lebih berasal dari 8 digit dolar AS.

BukuWarung didirikan oleh Chinmay pada 2019 dengan target membantu kesenjangan layanan keuangan yang dialami oleh 60 juta bisnis mikro kecil dan menengah (UMKM) di semua Indonesia. Chinmay melihat, meski berkontribusi pada lebih berasal dari 60 % GDP Indonesia yang senilai 1 triliun dolar AS, para pelaku UMKM tetap benar-benar tertinggal didalam perihal transformasi digital.

Saat ini, BukuWarung telah melayani lebih 1,2 juta merchant di 750 wilayah di Tanah Air. Pada 2020 lalu, BukuWarung juga mencatatkan transaksi kotor senilai miliaran dolar AS. Berkat prestasi Chinmey, namanya masuk didalam Forbes 30 Under 30 tahun 2021.

4. Ali Muharam (36 tahun)
Ali Muharam adalah pengusaha muda Indonesia yang bergerak di bidang makanan. Mungkin kamu familiar sama product camilan buatan beliau yaitu, Makaroni Ngehe.

Sebelum tampil sebagai pengusaha yang sukses, pemuda asal Tasikmalaya ini hanya seorang office boy lulusan SMA yang bekerja di Bogor. Dia juga sempat kerja di sebuah kantin bank di Jakarta dengan gaji pas-pasan.

Siapa sangka, kata Ngehe didalam Makaroni Ngehe ternyata menggambarkan kisah hidup Ali yang memadai keras didalam urusan banting tulang.

Cikal bakal Makaroni Ngehe berawal berasal dari uang Rp 20 juta yang dia pinjam berasal dari temannya. Pada saat itu, Ali yang baru pinjam uang gak kepikiran mau bisnis apa. Namun pada akhirnya, dia terhubung bisnis makanan dengan gerobak di Kebon Jeruk.

Ali bekerja multitasking. Dia perlu masak, melayani konsumen, sampai menata tokonya sendiri. Singkat cerita, omzet penjualannya pun meningkat selama delapan bulan. Dan berkat model hidupnya yang sederhana, dia sanggup nabung sampai akhirnya membesarkan usahanya.

Siapa sangka, berasal dari jualan makaroni dia sempat merasakan omzet Rp 3 miliar.

You may also like...

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *